Tuesday, August 14, 2012 0 comments

Uswatun Hasanah : Tidurnya Rasulullah SAW

taken from : http://cara-muhammad.com/perilaku/cara-tidur/


bismillahirrahmanirrahim
Tidur adalah salah satu kebutuhan terpenting bagi tubuh dan jiwa kita, sekaligus merupakan nikmat dari Allah SWT yang tidak ternilai. Sayangnya tidak semua orang mengerti bagaimana cara tidur yang berkualitas tinggi seperti halnya Rasulullah
Saturday, August 4, 2012 0 comments

Uswatun Hasanah : Hidup Sehat ala Nabi Muhammad SAW



Sang uswatun hasanah bukan hanya mencontohkan soal ibadah mahdhah dan ghairu mahdhah saja. Segala aspek kehidupan, sebenarnya, telah dicontohkan dengan sebaik-baiknya oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah cara hidup sehat Rasulullah SAW yang ane dapat dari blog:
http://cara-muhammad.com/perilaku/cara-hidup-sehat-rasulullah-saw/
yang membahas khusus tentang beliau (blog seperti ini belum banyak).

Banyak riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW hanya pernah 2 kali sakit sepanjang 63 tahun hidupnya. Padahal saat itu, kondisi alam jazirah Arab sangat keras, ditambah lagi dengan aktivitas dakwah beliau yang sangat tinggi, dan banyaknya peperangan fisik yang dijalani. Daya tahan fisik dan mental beliau luar biasa. Ingin tahu bagaimana agar beliau
Wednesday, April 25, 2012 0 comments

Semangat Keramahan

Keramahan watak yang disertai pribadi mulia merupakan 'wibawa' bagi seseorang. Kenapa begitu?


Keramahan bukanlah sesuatu yang membuat orang lemah, karena ramah harus tegas.
Tegas dalam artian tahu apa yang dikerjakanya dan tahu apa tujuanya.

Keramahan bukanlah sesuatu yang pantas ditindas atau dikasihani,
karena orang yang ditindas dan dikasihani selalu meminta tolong pada orang-orang yang ramah.

Keramahan adalah indah.
Karena sifat ramah membawa seseorang manjadi dekat dengan lingkungan dan masyarakat, membawa mereka ke dalam atmosfer yang diselimuti empati dan cinta.

Keramahan adalah cerdas,
karena dapat memanfaatkan potensi dirinya menjadi berguna bagi orang lain.

Pemimpin kita sepanjang zaman, Nabi Muhammad SAW, adalah pribadi yang ramah. Beliau sangat mengedepankan kelembutan hati dalam mengajak umat kepada kebenaran. Bahkan kepada orang kafir sekalipun, yang seringkali mereka mencaci maki, menzalimi, bahkan menyakiti beliau, Rasulullah SAW hanya mendo’akan mereka, agar segera mendapat hidayah Allah SWT.
Rasul tidak mendo’akan azab.
Padahal, do’a beliau sangatlah mustajab. Pantaslah bila banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari budak sampai raja, yang tertarik dengan akhlak luhur beliau. Sehingga mereka segera menyatakan syahadat dan menjadi mujahid-mujahidah Islam yang semakin memperkokoh dinding kejayaan Islam.

Sang uswatun hasanah pun telah mencontohkan da’wah yang fleksibel dan penuh kelembutan, menyentuh hati para pengikutnya. Akhlak beliau yang indah membuat umat, bahkan non-muslim sekalipun, segan dan menghormati beliau.
Inilah wibawa yang dibentuk ala Rasulullah.

Apakah kita bisa menjadi pribadi berwibawa?
Menjadi orang yang ramah, di tengah pergolakan zaman, di mana etika dalam bermasyarakat dan pergaulan semakin melenceng jauh,
apakah kita siap melawan arus?
Apakah kita siap membangkitkan dan menyatukan hati nurani kita bersama?

Ini bukan pilihan ataupun tawaran.
Ini adalah tantangan sekaligus realita yang harus dihadapi setiap insan manusia untuk meraih keselamatan dunia dan akhirat.
Mari kita jawab tantangan dengan semangat perubahan !
Mari menjadi orang ramah, agar dunia tak lagi resah !

Technorati Claim Code
FZJ422G5JRKY
 
;